Hiruk pikuk jeritan pengemis
di pasar
Sempoyangan serdadu-serdadu
berjalan tertawa
Para pemilik kantor tidur
terlelap di atas meja
Teriak lawan, mulai
mengelegar di udara.
Jalanan di penuhi debu-debu
janji para penguasa
Lobang-lobang busuk pun sudah
menyemat perut-perut wakil setia
Mengerogoti hidup para rakyat
yang sengsara
Berdiri tegak lah, bentuk
barisan senyawa.
Hutan-hutan gundul penyebab
bencana
Serakah penguasa hanya
melihat saja
Tanpa berbuat malah diam saja
Satu kan lah langkah sebar jeritan
rakyat merdeka
Bayi-bayi kecil mati di usia
balita
Ibunya menangis karena lahan
padi kini sudah berdiri gedung kokoh para penguasa
Lantang berteriak satukan
suara
Hari ini. Para penguasa telah
meraja lela
Para pekerja pemerintah hanya
pemakan gaji buta
Tanpa bekerja hanya terbaring
manja
Dibalik sebuah ruangan
berkaca timbul tengelam dalam sejuknya mesin penikmat dada
Dan hari ini
Kita akan berdiri selangkah
lebih berani
Melawan para penguasa sampai
mati
Agar negeri ini bisa hidup
sejahtera lagi
0 komentar:
Posting Komentar